1. Buka Grafana dengan mengetikkan di kolom browser alamat IP Orange Pi diikuti port 3000, sebagai contoh 192.168.100.140:3000.
Gambar 1 Ketik alamat IP Orange Pi diikuti port 3000 di kolom browser
2. Untuk pertama kali, isi username = admin dan password = admin, klik Log In.
3. Berikutnya di halaman Home, klik pada kotak Add your first data source.
Gambar 2 Di halaman Home, pilih Add your first data source
4. Di halaman Add data source, pilih InfluxDB.
Gambar 3 Di halaman Add data source, pilih InfluxDB
5. Di halaman influxdb, isi URL dengan http:// diikuti alamat IP Orange Pi, diikuti port 8086, sebagai contoh http://192.168.100.140:8086
Gambar 4 Isi alamat URL dengan http:// alamat orange pi :8086
6. Turunkan kursor ke bawah, di kolom Database, isi nama database, pilih HTTP Method = GET, dan isi Min time interval = 5s, kemudian tekan tombol Save & Test.
Gambar 5 Isi nama database, pilih GET, dan time interval 5s, klik Save & test
7. Apabila data influxdb sudah tersedia, penekanan tombol Save & Test akan memunculkan pesan “datasource is working …”. Klik pada building a dashboard.
Gambar 6 Tekan Save & test, muncul pesan datasource, klik pada building a dashboard
8. Di halaman New dashboard, klik Add visualization.
Gambar 7 Klik Add visualization
9. Muncul kotak dialog Select data source, pilih influxdb.
Gambar 8 Pilih influxdb untuk data source
10. Di halaman Edit Panel, pilih database = pzem004 (1), pilih field = tegangan (2), pilih fill = none (3), isi Title = Tegangan (V), dan kemudian klik pada Back to dashboard.
Gambar 9 Di Edit Panel, pilih database, pilih field, fill=none, isi Title = Tegangan (V)
11. Di halaman Dashboard, terlihat grafik Tegangan (V). Tambahkan grafik yang lain dengan klik Add, pilih Visualization.
Gambar 10. Tambahkan grafik yang lain dengan Add Visualization
12. Di halaman Edit panel, pilih nama database (pzem004), pilih field (arus), fill=none, isi Title = Arus (A) dan klik pada Back to dashboard.
Gambar 11. Pilih database, pilih field, pilih fill=none, isi Title=Arus (A)
13. Di halaman Dashboard, kembali klik Add Visualization. Di halaman Edit Panel, pilih database, pilih field, fill = none, isi Title = Daya (W), klik Back to dashboard.
Gambar 12. Pilih database, pilih field, pilih fill=none, isi Title=Daya (W)
14. Di halaman Dashboard, kembali klik Add Visualization. Di halaman Edit Panel, pilih database, pilih field, fill = none, isi Title = Energi (kWh), klik Back to dashboard.
Gambar 13. Pilih database, pilih field, pilih fill=none, isi Title=Energi (kWh)
15. Di halaman Dashboard, atur ukuran dan posisi keempat grafik, kemudian klik Add Visualization untuk menambahkan panel biaya.
Gambar 14. Atur ukuran dan posisi keempat grafik, klik Add Visualization
16. Di halaman Edit Panel, pilih database, pilih field, fill = none, isi Title = Biaya (Rp), pilih Visualization = Stat, klik Back to dashboard.
Gambar 15. Pilih database, pilih field, fill = none, isi Title = Biaya (Rp), pilih Stat
17. Di halaman Dashboard, tempatkan panel Biaya berdampingan dengan keempat grafik, kemudian tekan tombol Save dashboard.
Gambar 16. Atur ukuran dan posisi kelima panel sehingga semua terlihat dalam 1 layar
18. Beri nama Dashboard di kolom Title, kemudian klik tombol Save.
Gambar 17. Tekan tombol Save Dashboard, isi nama Dashboard, klik Save
19. Sampai di sini langkah-langkah menampilkan data InfluxDB di Grafana selesai.
20. Agar lebih jelas, berikut ini video pembuatannya:
Video pembuatan visualisasi InfluxDB di Grafana
No comments:
Post a Comment