2. Unduh file Armbian OS yang terbaru, yang versi minimal.
Catatan: Tipe Minimal dipilih karena lebih ringan, rekan-rekan bisa juga mengunduh lewat link ini: https://dl.armbian.com/orangepizero2w/Trixie_current_minimal
3. Flash image Armbian ke kartu microSD: Gunakan tool seperti Orange Pi Imager atau Balena Etcher untuk mem-flash file image Armbian yang telah diunduh, ke kartu mikroSD.
4. Boot dan Konfigurasi Awal: Masukkan kartu mikroSD ke Orange Pi Zero 2W dan nyalakan. Saat boot pertama kali, Anda akan diminta untuk membuat password untuk root dan juga username dan password untuk pengguna biasa.
Catatan: Apabila password root belum sempat dibuat, namun Orange Pi meminta username dan password untuk login, maka gunakan username dan password default untuk Armbian OS, yaitu username = root dan password = 1234.
5. Isi SSID dan password Wi-Fi, setelah terhubung dengan Wi-Fi, maka Orange Pi dapat diakses secara Headless dari komputer lain dengan bantuan PuTTY. Dalam contoh di sini, terlihat IP yang digunakan Orange Pi (192.168.100.168), yang nantinya dapat diisikan pada kolom IP PuTTY.
6. Jalankan PuTTY di komputer/laptop, isi IP Orange Pi di kolom IP PuTTY, klik Open.
7. Muncul jendela terminal PuTTY, dan pesan peringatan, klik tombol Accept.
Video tahap 1: pemasangan Armbian OS

No comments:
Post a Comment